Terima kasih Anda telah bergabung bersama kami *** Rubrik kesehatan ini disponsori oleh EVERGREEN COMPUTER - Sukasari II No.111 RT.03 RW.02 Kel.Sekeloa, BANDUNG 40134. Telp.(022)2507625 *** Terima kasih Anda telah bergabung bersama kami *** Rubrik kesehatan ini disponsori oleh EVERGREEN COMPUTER - Sukasari II No.111 RT.03 RW.02 Kel.Sekeloa, BANDUNG 40134. Telp.(022)2507625 *** Terima kasih Anda telah bergabung bersama kami *** Rubrik kesehatan ini disponsori oleh EVERGREEN COMPUTER - Sukasari II No.111 RT.03 RW.02 Kel.Sekeloa, BANDUNG 40134. Telp.(022)2507625

RUBRIK KESEHATAN



ACNE ROSACEA AIDS _Links_ _Other Links_

ACNE ROSACEA

ACNE ROSACEA adalah suatu penyakit menahun yang menghinggapi kulit, terutama hidung, dahi dan pipi. Ditandai dengan kemerahan kulit dan munculnya bintil-bintil dan gelembung-gelembung berisi nanah.

SEBAB-SEBABNYA :

PERAWATANNYA :

Kembali ke Atas


AIDS

AIDS adalah singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome, yaitu suatu penyakit yang disebabkan oleh virus HIV (Humane Immunodeficiency Virus). Penyakit ini bukan merupakan warisan atau diwarisi, ia menyerang sistem kekebalan tubuh (immune system), yaitu sistem pertahanan alami tubih terhadap serangan organisme yang merupakan musuh. Penyakit ini mengakibatkan kurangnya kemampuan tubuh dalam memerangi infeksi.

HIV mengubah struktur sel tubuh yang diserangnya. Virus ini membaurkan kode genetiknya dengan unsur genetik sel yang ditumpanginya, sehingga virus menjadi bagian yang terpadu dari sel, dan tetap berada disitu selamanya HIV sendiri merupakan virus yang lamban. Diperlukan beberapa tahun lamanya sebelum AIDS menjelma.

Kembali ke Atas

MENGAPA AIDS MEMATIKAN

Korban mati bukan oleh karena AIDS itu sendiri, tapi oleh salah satu dari penyakit yang telah ada terlebih dahulu, diantaranya yang paling utama adalah sacroma kaposi, kanker dan sejenis pneumonia (Pneymocyts cystis carini pneumonia). Secara bersamaan atau terpisah, kedua penyakit ini telah mengakibatkan 3/4 dari kematian.

Virus mengincar sistem kekebalan tubuh dengan cara menghancurkan sekelompok sel darah putih tertentu yang melindungi kita dari serangan infeksi yang bernama T-helper Sell.

Yang menjadi tugas T-helper Sell adalah mewartakan kepada sistem kekebalan tubuh setiap saat ada virus yang memasuki tubuh. Selanjutnya tubuh membentuk zat anti, yaitu suatu zat kimia yang diproduksi sistem kekebalan untuk memberantas bibit penyakit.

Sebagai akibat dari kurangnya Sel T dalam tubuh penderita, ia sangat mudah/gampang terserang kanker dan infeksi kecil sekalipun.

Kembali ke Atas

ASAL AIDS

Asal AIDS sampai saat ini masih merupakan teka-teki bagi para ilmuwan, namun sebagian para peneliti percaya bahwa virus tersebut berasal dari binatang yang tertular sehari-harinya.

Cukup banyak bukti yang menunjukkan bahwa sesungguhnya AIDS merupakan penykit lama di daratan Afrika, dimana kanker sarkoma Kaposi telah lama diketahui jauh sebelum terjadinya wabah ini.

Kembali ke Atas

WABAH AIDS

Terlepas dari permasalahan asal muasal AIDS itu sendiri, yang sangat mencemasakan adalah bahwa penyakit ini berkembang luar biasa cepatnya. Sebagian besar dari penyakit-penyakit berkembang secara aritmatis, yaitu 2,4,6,8 dan seterusnya, sementara AIDS berkembang secara exponensial, yaitu 2,4,8,16,32 dan seterusnya.

Di Amerika misalnya, pada tahun 1983 terdapat kasus pneumocystis carinii pneumonia, di Los Angeles dan 26 kasus sarcoma kaposi di New York dan California yang telah mewartakan kehadiran penyakit tersebut pada musim panas tahun 1981. 2 tahun kemudian, tepatnya musim gugur 1983 sejumlah 2.300 kasus telah dilaporkan, lebih dari 900 dianggap fatal. Pada penghujung tahun 1984 AIDS telah menelan korban sebanyak 7.700 jiwa, dari jumlah ini 3.700 orang telah meninggal dunia dan sebulan kemudian jumlah kasus meningkat menjadi 13.000 dengan angka kematian 6.800 jiwa.

Sementara di Inggris pertama kali dilaporkan pada bulan Desember 1981, yang disusul pada tanggal 4 Juli tahun berikutnya dengan meninggalnya seorang lelaki berusia 37 tahun karena AIDS. Pada tahun 1984 dilaporkan sejumlah 108 kasus AIDS dan 46 diantaranya meninggal dunia.

Kembali ke Atas

MENGENAL GEJALA

Banyak gejala AIDS yang menyerupai gejala penyakit umum yang dijumpai sehari-hari, seperti pilek, bronkitis dan flu lambung. Tetapi gejala pada AIDS berlangsug lebih lama dan lebih berat.

Gejala umum AIDS muncul sebagai pembengkakan kelenjar getah bening di leher, di ketiak atau lipat paha, berat badan turun, demam, berkeringat malam hari, keletihan, mencret-mencret, nafas pendek serta batuk-batuk. Dapat pula ditemukan tumbuhnyatimbil berwarna dadu sampai ungu di bagian kulit tubuh mana saja, termasuk di dalam rongga mulut dan hidung, atau kelopak mata. Inilah suatu bentuk kanker kulit. Anehnya, gejala ini tidak dijumpai pada penderita wanita.

Seseorang yang mengalami beberapa gejala di atas tidak berarti pasti mengidap AIDS. Hampir semua gejala yang ditemukan pada penderita AIDS, dapat merupakan bagian dari penyakit lain. Kelenjar getah bening dapat membengkak jika terinfeksi, demam dan berat badan menurun sering pula dijumpai pada kasus stres atau kelelahan dan pilek.

Gejala-gejala tersebut perlu diwaspadai jika kemunculannya tidak mudah atau tidak dapat dijelaskan.  Ini perlu dibicarakan dengan seoarang dokter, apalagi jika terjadi pada orang yang berisiko tinggi terkena AIDS.

Kembali ke Atas

BAGAIMANA VIRUS DITULARKAN ?

Virus AIDS ditularkan melalui hubungan seksual dengan orang yang mengidap virus, namun masih belum jelas bagaimana virus tersebut dapat memasuki aliran darah.

Pada wanita, virus mungkin masuk melalui luka atau mulut rahim yang lecet (erosio), atau melalui dinding vagina, yang penuh darah sewaktu rangsangan seksual. Adanya luka pada kelamin wanita juga memungkinkan air mani dan darah yang bervirus memasuki darahnya. Dengan cara yang sama virus memasuki aliran darah priajika pada kemaluannya ada luka atau lecet.

Hubungan sesual melalui vagina atau seksual melalui vagina atau dubur berisiko tinggi untuk terinfeksi. Cara hubugan seksual lainnya, seperti oral seks, juga berbahaya, karena memungkinkan cairan tubuh, khususnya darah, air mani, dan getah vagina yang bervirus memasuki tubuh pasangan.

AIDS juga dapat ditularkan melalui kontak langsung darah dengan darah, terutama pada pecandu obat bius yang memakai jarum suntik atau suntikan secara bersama. Sebelum orang ini dapat tertular dari darah atau produk darah yang diterimanya  dari donor bervirus. Kini risiko dengan cara ini sudah berkurang.

Ibu hamil dapat menularkan virus HIV pada anak yang dikandungnya, selama kehamilan atau pada saat persalinan, jika bukan pada ais susu ibu.

HIV sangat rapuh dan mudah dibunuh selama berada di luar tubuh. Anda tak mungkin tertular HIV hanya dengan berjabat tangan, atau memakai kloset, handuk atau minum dengan gelas penderita. Jika virus dapat ditularkan dengan cara sesederhana itu, sekarang sudah banyak tenaga paramedis maupun medis, atau keluarga dan kerabat penderita yang terjangkit.

Kembali ke Atas

SIAPA YANG BERISIKO TINGGI ?

Lebih dari 3/4 pendrita AIDS di Inggris adalah homoseksual atau pria biseksual. Siapa saja bisa terserang AIDs, ini bukan berarti penyakit AIDS itu penyakit Homoseksual, pria maupun wanita, yang homeseksual maupun yang heteroseksual.  Kita melihat di Afrika Tengah, pada daerah tertentu, satu dari setiap sepuluh penduduk mengidap AIDS, wanita sama banyaknya denagn pria.

Saling pinjam jarum suntik dikalangan pecandu narkotik, menjadikan kelompok ini berisiko tinggi tinggi untuk AIDS.  Jika salah seorang pemakai jarum pertama HIV Positif, semua pemakai jarum yang sama terinfeksi HIV. Penyakitnya menjelma setelah beberapa tahun kemudian, sejumlah itu.

Cara terbaik mengurangi risiko penularan, dengan menyingkirkan jarum suntik dan alat suntik tidak dipakai secara bersama. Pada beberapa daerah di Inggris, diberikan jarum cuma-cuma bagi pecandu narkotik suntikan untuk mencegah penyebaran AIDS.

Pelacur tergolong kelompok risiko tinggi, karena mereka melakukan hubungan seksual dengan lebih satu pria. Sementara AIDs sendiri telah banyak tersebar dikalangan heteroseksual, pelacur akan mempunyai risiko yang lebih besar tertular virus dari pasangannya, sekalipun sebagian besar pelacur mendesak langganannya memakai kondom. Untuk hal yang sama, dikuatirkan pula pihak pelacur dapat menyebarkan AIDS kepada langganannya.

Kembali ke Atas

PENCEGAHANNYA

Untuk saat ini belum diketemukan obat terhadap AIDS ini, yang merupakan pemecahan terhadap masalah AIDS tampaknya masih terletak dalam PENCEGAHANNYA. Perubahan besar dalam tingkah laku seksual merupakan kunci dalam hal ini, dan untuk itu terdapat bukti yang cukup meyakinkan. Bar-bar atau tempat minum kaum homo atau gay di kota besar seperti New York dan paris telah ditutup. Disamping itu beberapa perkumpulan kaum homo telah mengeluarkan beberapa petunjuk secara garis besar tentang bagaimana untuk menghindari AIDS.

Mengenai hubungan seksual itu sendiri disarankan agar punya pasangan yang tetap, karena melakukannya dengan pasangan yang berganti-ganti akan lebih riskan terhadap AIDS.

Konseling masih merupakan suatu bagian yang tidak kurang pentingnya dalam suatu tindakan pencegahan. Kepada korban AIDS disarankan agar tidak menjadi donor organ tubuh maupun sperma.

Setidak-tidaknya sudah ada usaha terhadap pencegahan AIDS seperti dikemukakan di atas, namun pertanyaan APAKAH AIDS AKAN MEMINTA KORBAN YANG BERLIPAT GANDA DIMASA MENDATANG INI ATAU SEBALIKNYA, kita tunggu saja, karena bagaimanapun jawabannya ada pada waktu itu sendiri.

Kembali ke Atas

* * *